Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Asasiyatu Tilawatil Qur'an - Dasar-Dasar Membaca Al-Quran. Ebook

Asasiyât Tilâwah al-Qur’ân – Dasar-Dasar Membaca Al-Qur’an” adalah buku panduan yang dirancang khusus untuk siapa saja yang ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, indah, dan penuh makna. Buku ini hadir untuk menjawab kebutuhan pembelajaran tajwid dari level paling dasar, sehingga cocok bagi pemula, mualaf, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang budaya. Disusun dengan bahasa yang ringan dan penjelasan yang sistematis, buku ini membawa pembaca memahami huruf-huruf Hijaiyyah, makhraj (tempat keluarnya huruf), sifat-sifat huruf, serta berbagai aturan tajwid seperti idgham, ikhfa, mad, qalqalah, dan hukum bacaan lainnya. Tidak hanya itu, pembaca juga diperkenalkan pada adab membaca Al-Qur’an, pentingnya memahami makna bacaan, hingga semangat untuk dekat dengan Kalamullah. Setiap bab dilengkapi dengan contoh dan penjelasan sederhana yang mudah diikuti, membuat proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membingungkan. Buku ini bukan hanya panduan teknis m...

Belajar Islam Sedari Awal (BISA): Sejarah, Fikih, Aqidah, Parenting, Pendidikan & Dakwah Islam

"BISA – Belajar Islam Sedari Awal"  adalah panduan menyeluruh yang membimbing pembaca memahami ajaran Islam dari akar sejarah yang paling dalam hingga praktik kehidupan sehari-hari yang aplikatif. Buku ini ditulis dengan bahasa yang ringan, jujur, dan bersahabat, menjadikannya mudah dicerna oleh siapa saja—baik anak muda maupun orang tua, pria maupun wanita, dari budaya mana pun dan tingkat pengetahuan apapun. Melalui pendekatan naratif dan bertahap, buku ini mengajak pembaca menyelami perjalanan panjang para nabi dan umat manusia dalam mencari kebenaran—mulai dari Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, hingga Nabi Muhammad ﷺ sebagai nabi terakhir. Tidak hanya menyajikan kisah, buku ini juga membedah inti dari ajaran setiap nabi: mengesakan Allah dan menjalani hidup sesuai petunjuk-Nya. Bagi mereka yang baru mengenal Islam atau sedang mencari arah hidup, buku ini menjadi pelita yang menjawab banyak pertanyaan eksistensial: "Dari mana kita berasal? Untuk apa kita hidup? Dan k...

BISA (Belajar Islam Sedari awal) 2: Agama Nabi Ibrahim (Abraham), Sarah dan Nabi Luth

Sama seperti nabi-nabi yang lain, nabi Ibrahim juga membawa ajaran yang lurus, Allah memberi kemenangan dengan diberi ilmu dan diangkat menjadi nabi, juga digelari sebagai bapaknya para nabi. Nabi Ibrahim vs Namruz Nabi Ibrahim lahir di kota Babilonia, kota yang dipimpin oleh seorang raja yang zhalim, sudah menjadi jurus andalan iblis untuk menyesatkan manusia adalah dengan membuat-buat tuhan-tuhan lain selain Allah. Raja Namruz, dengan kecongkakkannya mengaku sebagai Tuhan, dan memerintahkan rakyatnya untuk menyembahnya dan juga menyembah patung-patung di istananya dari yang kecil hingga besar. Karena inilah Allah mengutus nabi Ibrahim untuk mengajak raja dan rakyat agar menyembah hanya pada Allah saja. Ajakan Kepada Ayah & Umatnya Sejak kecil, walaupun Ibrahim lahir dari keluarga penyembah berhala, bahkan bapaknya adalah pembuat berhala, tetapi Ibrahim tidak mau mengikuti keyakinan mereka. Bahkan setelah diangkat menjadi nabi, dengan kelembutannya ia menasihati ayahnya supaya tid...

BISA (Belajar Islam Sedari awal) 1: Agama Nenek Moyang Manusia, Nabi Adam-Nabi Nuh

Sebagaimana peribahasa “setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya”. Dunia tempat berbagai ujian dan godaan, tapi ada segelintir jiwa yang menang. Mereka adalah orang-orang yang berhasil menemukan cahaya kebenaran, mereka menang dan berhasil mengalahkan godaan dunia, hanya agar mendapatkan kemenangan yang hakiki, kemenangan di kehidupan pertama di dunia, dan kehidupan kedua di akhirat. Dalam sebuah hadist yang shahih, utusan Allah, Muhammad ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah akan mengutus (menghadirkan) bagi ummat ini (Islam), orang yang akan memperbaharui (urusan) agama mereka pada setiap akhir seratus tahun” (HR. Abu Dawud) Bahwa sejak dahulu, keyakinan rohaniyah itu hanya satu, namun setelah berlalu zaman demi zaman, keyakinan yang lurus itu akhirnya terkikis sedikit demi sedikit yang akhirnya bercabang-cabang hingga tak terhitung banyaknya jumlah keyakinan (agama) pada abad ke 21 saat ini. Dalam Kitab Suci Al-Qur’an disebutkan, “Manusia itu ummat yang satu. (setelah timbul...