Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label dzikir

Do'a-Do'a Sehari-Hari

Berikut ini adalah contoh dari sebagian doa-doa sehari-hari, dengan pembagian-pembagiannya A. Pujian kepada Allah اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn. “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan.” (QS. Al-Fātiḥah: 2–4) B. Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammad, wa ‘alā āli Muḥammad, kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīm wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd. Allāhumma bārik ‘alā Muḥammad, wa ‘alā āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā Ibrāhīm wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd. “Ya Allah,...

Matan Zikir Pagi dan Petang pdf

Nama Kitab (b. Arab): الخلاصة الحسناء في اذكار الصباح و المساء Arti Nama Kitab (indonesia): Ringkasan Zikir Pagi Dan Petang Penulis Kitab: Syeikh Sholeh bin Abdillah bin Hamd Al-Ushoimi. Pdf ini merupakan ringkasan yg memuat kumpulkan zikir pagi dan petang, dengan memilih lafadz yg mengkhususkan zikir pagi petang sahaja, tanpa menambahkan yg ada pada zikir di waktu atau kondisi lainnya. Maka, secara sengaja penulis (syeik Al-Ushoimi) tidak memasukkan zikir lain, karena berkaitan dengan waktu atau kondisi tertentu, seperti bacaan bacaan surat 3 kul. Ditulis oleh Syeikh Sholeh bin Abdillah bin Hamd Al-Ushoimi dengan ringkas dan padat, agar dapat dijadikan pegangan sehari² dan juga agar mudah menghafalkan nya. Kemudian dipisah antara zikir pagi dan petangnya. Dapatkan zikir Pagi dan Petang Disini .  Atau klik Disini untuk mendownload zikir pagi dan petang

Bertasbihlah

Bismillah Dzikir adalah perkara yang ringan, berupa hati yang mengingat segala kekuasaan Allah dan diikuti dengan gerakan bibir, melantunkan pujian, doa, dan ampunan kepada Allah sesuai petunjuk Rasul. Perkara ringan ini akan memberatkan timbangan amalan kebaikan seorang, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ “Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat dalam timbangan (amalan) dan dicintai oleh Ar-Rahman, yaitu subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim (Maha Suci Allah, segala pujian untuk-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Mulia).” (HR. Bukhari, no. 6682 dan Muslim, no. 2694) Bukankah manusia dan jin dicipkatan hanya untuk beribadah kepada Allah? Begitupula dengan Lisan, lisan ini diperintahkan untuk berdzikir...