Langsung ke konten utama

Postingan

Khutbah Bulan Ramadhan

Khutbah Pertama: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى فَضْلِهِ وَإِحْسَانِهِ، أَحْمَدُهُ وَأَشْكُرُهُ وَأَسْتَعِيْنُهُ وَأَسْتَغْفِرُهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، فِي رُبُوْبِيَتِهِ وَإِلَهِيَتِهِ وَأَسْمَائِهِ وَصِفَاتِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ: أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى، Ibadallah, Hari ini, dengan penuh kebahagiaan, kita telah memasuki momen yang telah kita dan kaum muslimin lainnya tunggu tunggu, yaitu waktu yang menjadi harapan. harapan bagi orang yang penuh dosa, harapan bagi para sholihin para sholihat yg merindukan surga. inilah momen yg telah kita tunggu tunggu kedatangan nya Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang dirahmati dimana pintu-pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits riwayat al-Tirmidzi dan Ibn Majjah berikut. “Dari Abu Hurairah, Rasululla...
Postingan terbaru

Tafsir AlQoriah | sesuatu yg mengetuk-ngetuk hati dengan menakutkan

A. Makna Al-Qoriah al-Qoriah berasal dari: ق - ر - ع : yang berarti mengetuk, memukul, membenturkan 1. sesuatu yg mengetuk-ngetuk hati dengan menakutkan 2. Ketukan keras yang memekakkan telinga, yaitu suara sangkakala Al-Qori'ah merupakan salah satu dari nama-nama hari kiamat. diantara nama hari kiamat itu masing-masing menggambarkan kedahsyatan tertentu: assa'ah (yg terjadi dengan tiba2) atthommah (malapetaka yg meliputi semua orang) as-sokhoh (suara (sangkakala) yg memekakkan telinga) yaumul hisab (hari hisab) attanad (hari saling memanggil-manggil, satu menuntut yg lain, meminta tolong) qiyamah (manusia berdiri menunggu persidangan Allah) ba'tsu (hari kebangkitan) peristiwa yg mengetuk-ngetuk hati manusia. manusia menyaksikan kedahsyatan, kejadian yang mengerikan sehingga hatinya bergetar seakan ada ketukan kencang didalam B. Urutan Wahyu Surat Al Qari’ah merupakan surat ke-30 yang turun kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yakni turun setelah Surat Qurays dan...

Sakralnya Perintah Ibadah Puasa

 Sakralnya ayat: Yaa Ayyuhalladzina Amanu (wahai orang-orang yg beriman) > jika engkau mendengar ayat-ayat yg diawali "ya Ayyuhalladzina Amanu", maka simak, dengarlah. (Ada 89 ayat) > karena setelah kalimat 'tersebut', ada sebuah PERINTAH(untuk ilakukan) atau sebuah LARANGAN(untuk dijauhi) Orang yg mengaku beriman, maka wajib mendengarkan dan menaatinya "Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. An-Nur: 51) Salah satu ayat dari ayat-ayat nya adalah: “Wahai orang-orang yang beriman, *diwajibkan atas kamu berpuasa* sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”   Puasa mengajarkan: 1. Jujur: Karena hanya dirinya dan Allah saja yang mengetahui bahwa dia sedang berpuasa 2. Sabar: terhadap gangguanorang, yaitu tidak mudah terpancing ters...

Tafsir surat At-Takatsur

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (1) حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (2) كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (3) ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (4) كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ (5) لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ (6) ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ (7) ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ (8) Bermegah-megahan telah melalaikan kalian, sampai kalian masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kalian akan mengetahui (akibat perbuatan kalian itu); dan janganlah begitu, kelak kalian akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kalian mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kalian benar-benar akan melihat neraka Jahim, dan sesungguhnya kalian benar-benar akan melihatnya dengan 'ainulyaqin, kemudian kalian pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kalian megah-megahkan di dunia itu). A. Penamaan      Ada 3 penamaan surat ini: At-Takatsur : Berlomba-lomba dalam banyak-banyakan Al-Hakum : dari ayat pertama Al-Maqbaroh : Tempat Kubur B. Tempat Turunnya ...

Tentang Isra' Mi'raj

Peristiwa Isrâ’ dan Mi’râj merupakan salah satu di antara mukjizat yang diberikan Allah Azza wa Jalla kepada Rasul-Nya, yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, A. Sebab Isra mi'raj Ada beberapa sebab terjadinya peristiwa Isra' Mi'raj, yaitu sebagai hiburan bagi nabi atas kesedihan dan ujian yang bertubi-tubi, sehingga tahun ini disebut sebagai Tahun kesedihan. Tahun ke-10 kenabian merupakan tahun-tahun kesedihan, diantaranya  1. Pemboikotan Yaitu ketika Quraisy mulai semakin resah terhadap perkembangan Islam, terlebih lagi ketika Hamzah (sang Singa) masuk ke dalam Islam. Maka kaum Kafir Quraisy membuat sebuah kesepakatan Hitam diatas Putih, yaitu memboikot bermuamalah dengan seluruh umat Islam dan kabilah yg mendukung Islam. kondisi itu sangat menyiksa kaum Muslimin, dan Allah menolong kaum muslimin dengan tentara rayap yg menghancurkan kertas / papan pemboikotan. 2. Meninggalnya Abu Thalib Meninggalnya Paman Nabi (Abu Thalib) dalam keadaan musyrik, padahal belia...

Isra' Mi'raj, Perayaan atau Peringatan?

Isra Mi'raj merupakan peristiwa agung yang nyata dan benar adanya, yaitu telah Allah abadikan dalam 2 surat, 1. Isra'(perjalanan darat) pada QS. Al-Isra' ayat 1 سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat . 2. Mi'raj(perjalanan ke langit) pada QS. An-Najm ayat 13-18 وَلَقَدْ رَآهُ نزلَةً أُخْرَى (13) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (14) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (15) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (16) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (17) لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى (18) Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu...