Langsung ke konten utama

Malam Zhafaf


1. mempersiapkan sematang mungkin, baik fisik maupun mental. sebab malam ini memiliki kesan yg sangat dalam untuk jangka waktu yg sangat lama

a. laki: berhias, menghilangkan bulu ketiak, kumis, kuku, bulu kemaluan, merapihkan janggut, memakai wewangian dan bersiwak. sebagaimana dalam riwayat muslim, bahwa Aisyah menuturkan kebiasaan Rasulullah saat pertama kali memasuki rumah yaitu sikat gigi, dan ada kemungkinan kemudian menyambut istri beliau dengan ciuman.

b. wanita: sama halnya dengan laki-laki, berhias, terutama memotong kuku karena malam itu wanita cenderung mencengkram kuat kepada suaminya, dan diperhatikan pula untuk mencukur bulu kemaluan sampai bersih, dan memakai wewangian terutama di daerah-daerah lipatan tubuh dan bagian intim atas dan bawah, yang demikian termasuk perkara-perkara sunnah dan menyenangkan suami


kelengkapan tambahan yaitu, agar pria menata ruangan dan tempat tidur, dan wewangian. atau bila malam pertama dirumah istri, maka istri mempersiapkan kamar tersebut dengan baik.


pada awalnya, keduanya tetap berpakaian bagus dan menarik namun tetap menutup aurat, juga memilih pakaian yg mudah, agar tidak menyulitkan pasangan yg sama-sama masih canggung.


jadwal

1. suami mengajak istri sholat bersama, didalam sholat, mintalah keberkahan, kemudahan, dan pertolongan kepada Allah untuk dapat bersama-sama meraih ridhonya


2. berdoa bersama, suami memegang ubun-ubun istri dan berdoa. dalam sebuah hadist disebutkan, “Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan:


اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA MIN KHOIRIHAA WA KHOIRI MAA JABALTAHAA ‘ALAIH. WA A’UDZU BIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA JABALTAHAA ‘ALAIH.


Artinya: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.’” (HR. Abu Daud, no. 2160)


3. menyiapkan Makanan pembuka, tersenyum pada istri dan menyampaikan salam penghormatan kepadanya 'assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh', kemudian setelah perkataan halus dan menyenangkan ini diikuti dengan segelas susu hangat atau sedikit makanan kecil yg manis-manis. segelas susu berdua (jika berkenan meminum dati bekas bibir yg sama) di awal pertemuan dapat menghilangkan kekakuan diantara kedua mempelai, sehingga menumbuhkan kemesraan dan kelembutan serta mulai merajut perasaan antara keduanya di malam zafaf ini, InsyaAllah


4. mulai buka dengan perbincanan halus dan lembut untuk hubungan lebih dekat lagi


5. berkenaan dengan pakaian, setelah pembukaan diatas, sebelum suami membuka aurat san istri membuka auratnya, maka kita dicontohkan untuk berdoa terlebih dahulu, dalam hadist, 


Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a:

بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

BISMILLAH ALLAHUMMA JANNIBNAASY SYAITHOONA WA JANNIBISY SYAITHOONA MAA ROZAQTANAA.


Artinya: ‘Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.’ ” (HR. Bukhari, no. 6388; Muslim, no. 1434).


setelah memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh, pengantin pria dapat melepaskan pakaiannya, demikian juga pengantin wanita, anda berdua dapat melepaskan seluruhnya dan menutupi keadaan anda berdua dengan selimut. tetapi lebih utama melepasnya dengan perlahan, sedikit demi sedikit. dapat saling bantu melepaskan pakaian yg lainya. selingi dengan godaan, ciuman dan candaan


sekarang tidak ada lagi sekat sehelaipun antara anda dengan pasangan anda, kemudian setelahnya suami menjadi pakaian bagi istri, dan istri menjadi pakaian untuk suami, keduanya saling melengkapi, saling menutupi, saling menjaga dan melindungi.


6. salah tingkah itu rahmat, bukan suat yg buruk, maka adanya salah tingkah itu perlu disyukuri, karena memberikan beberapa manfaat, salah satunya yaitu keduanya tidak saling menuntut ketika pertama kali bermesraan, yg ada hanya ingin menyenangkan dengan teman hidup anda, dan tidak ingin melukai nya


7. laki-laki identik dengan sikap dingin, maka istri hendaknya tidak malu saat berhubungan mesra, karena malu akan mengantarkan pada sikap dingin, sehingga hal ini dikhawatirkan membuat ketidaknyamanan pada suami yg sama-sama bersikap dingin. adapun ketika istri mulai hubungan dengan kehangatan dan gairah, maka akan tumbuhlah sikap hangat dan ketertarikan pada suami.


InsyaAllah istri yg mau meng-gairahkan suaminya akan memperoleh ridha Allah dan barakahnya, sehingga Allah beri mudahkan & kebahagiaan bagi keduanya dalam perjalanan rumah tangga sehari-hari, kebahagiaan ketika Allah menitipkan benih suami di rahim istri, kebahagiaan ketika bayi anda kelak mengisap ASI, dan kemudian kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah, Allahumma Aamiin


sebuah nasihat dari Muhammad Al-Baqir kepada kaum wanita, "wanita yg terbaik diantara kamu ialah yang membuang perisai malu ketika ia membuka baju untuk suaminya, dan memasang perisai mali ketika ia berpakaian lagi"


8. ritual selesai, tpai belum berakhir. setelah kenikmatan sampai pada puncaknya, dan urat-urat telah melemah, maka tunggulah pasangan untuk mencapai ketenangan nya kembali, jangan cepat-cepat meninggalkan nya. ketika istri telah mencapai puncak kenikmatannya, akan ada semburat merah pada wajahnya, ia akan merasa sangat malu sekali terhadap suaminya, apalagi ini pertama kalinya ia terbuka terhadap lawan jenis.


wahai suami, sayangilah istri anda, ajaklah ia berbicara dari hati ke hati, dengarkan apa yg ingin ia sampaikan, perasaannya, kebahagiaan nya, harapan-harapannya, dan juga sedikit kekhawatiran sekaligis keinginan untuk mendapatkan sisi suami yg memberi perlindungan, rasa aman, ketentraman, ikatan batin, dan peneriamaan. berbincang lah dengan penuh rasa aman, bila istri dipenuhi kekhawatiran kegelisahan, dan takut kehilangan, apakah ia mampu menjadi istri yg diharapkan. maka biarlah istri merebahkan kegelisahan nya di dada suami, dan suami dapat memberikan keteduhan padanya beberapa saat


9. bersuci sebelum mengulangi lagi, setelah tenang, anda dapat bersuci dari hadast besar. adapun jika ingin mengulangi sekali lagi, atau istri masih merasakan kerinduan, cukuplah si suami membersihkan bagiannya dan berwudhu sebelum melakukannya lagi, adapun jika suami ingin mandi, maka itu lebih utama dan lebih menyenangkan istri. namun wudhu saja itu sudah cukup, dan dikhawatirkan jika mandi terlalunlama, maka akan memadamkan kerinduan istri.


10. mandi janabah. mandi dapat dilakukan sendiri-sendiri untuk mensucikan dari hadast besar. dapat pula dilakukan Bersama-sama, dalam satu bak, agar keindahan dan kemesraan pada malam zafaf itu lebih sempurna, anda masih bisa bermain-main kecil, semoga Allah meridhoi kemesraan diatas kehalalan ini.


tata cara mandi: ringkasnya, mandi cukup dengan niat menghilangkan hadast besar, kemudian menguyur air ke seluruh tubuh, adapun sunnahnya yaitu sebagaimana dalam hadist,

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, ia berkata, “Dahulu, jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak mandi janabah (junub), beliau memulainya dengan membasuh kedua tangannya. Kemudian menuangkan air dari tangan kanan ke tangan kirinya lalu membasuh kemaluannya. Lantas berwudhu sebagaimana berwudhu untuk shalat. Lalau beliau mengambil air dan memasukkan jari-jemarinya ke pangkal rambut. Hingga jika beliau menganggap telah cukup, beliau tuangkan ke atas kepalanya sebanyak tiga kali tuangan. Setelah itu beliau guyur seluruh badannya. Kemudian beliau basuh kedua kakinya.” (HR. Muslim : I/259 no. 330)


11. masih ada mehangatan, untuk menuju peraduan malam yang indah, pembicaraan ringan dan doa dapat mengantarkan hubungan sebelum ditutupnya malam zafaf. semoga apa yg menjadi rezeki anda dimalam ini, bisa menjadi reseki di waktu waktu berikutnya hingga hari kiamat, semogaa dari keindahan di malam zafaf menumbuhkan benih dirahim istri berupa keturunan yg penuh barokah, keturunan yang dapat memberi bobot kepada bumi dengna kalimat Laa ilaha illallah


setelah berdoa, tutup lah mata perlahan, sedangkan tangan masih saling menggenggam. baarakallah lakuka wa jamaa baynakuma fii khoir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat: Melepas Kepergian Ramadhan

﷽ Khutbah Pertama انّ الْحَمْدَ ِلله،ِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه،ِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَة،ٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاء،ً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام ،َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا الله،َ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُم،ْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ... فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ!، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِه،ِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّق...

Da’wah dan Perubahan Perilaku - Ilmu Dakwah 2

Da’wah dan Perubahan Perilaku (Materi Ke-4 dari MK Ilmu Dakwah)   A. Persuasi Dakwah Persuasi dalam konteks dakwah merujuk pada usaha meyakinkan dan mempengaruhi orang lain untuk mengadopsi keyakinan, nilai, dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Tujuan utama persuasi dakwah adalah membantu orang memahami dan menerima ajaran agama dengan cara yang lembut dan efektif. Berikut adalah beberapa prinsip dan strategi persuasi dalam ilmu dakwah: Pemahaman Target Audiens: Penting untuk memahami karakteristik, kebutuhan, dan pandangan target audiens. Dengan memahami siapa yang akan diberikan dakwah, pesan dakwah dapat disampaikan dengan lebih relevan dan persuasif. Penggunaan Argumentasi Rasional: Menggunakan argumen yang rasional dan berdasarkan bukti-bukti yang dapat diterima secara logika dapat meningkatkan daya persuasi. Penjelasan yang jelas dan terstruktur membantu orang memahami ajaran agama secara mendalam. Emosi yang Tepat: Menggunakan elemen emosional dengan bijak dapat ...

Pdf Kumpulan Materi Khutbah Jumat 3 Jilid Ebook

Berikut adalah ebook kumpulan materi khutbah Jum'at yang dapat dijadikan sebagai referensi bagi pera mubaligh, dai, ataupun dapat menjadi penambah wawasan keislaman bagi pembaca pada umumnya. Judul Buku: Khutbah Jum'at Kontemporer Mendakwahkan Islam Rahmatan Lil 'alamin Penulis: Muhammad Hanifuddin, dkk. Ebook terdiri dari 3 jilid, dan dapat diunduh melalui link google drive dibawah ini Jilid I Jilid II Jilid III