Langsung ke konten utama

Kewajiban Dakwah Dalam Amar Ma'ruf Nahi Mungkar | Berlandaskan Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 104



        Kita sebagai manusia yang diciptakan Allah untuk beribadah hanya kepadanya, maka diutuslah para nabi untuk membimbing manusia agar beribadah sesuai dengan syariat Allah, kemudian setelah habis masabian dan tidak ada lagi nabi setelah nabi Muhammad, dijadikanlah dengan kehendak Allah para ulama yang melanjutkan perjuangan da' wah para nabi.

        Maka dengan turunnya  Surat Ali Imran ayat 104 merupakan petunjuk dari Allah kepada kaummukmin,  yakni tepat di antara mereka ada segolongan orang yang mau berdakwah dan  mengajak amar ma'ruf nahi munkar ke dalamagamanya. Kaitan antara surah Al  Imran ayat 104 dengan ayat sebelum dan sesudahnya adalah menjadi orang  yang beriman dan bertaqwa serta mati dalam keadaan muslim, maka seseorang harus  teguh pada agama Allah. Dengan teguh pada agama Allah,  maka dia tidak akan bercerai berai. Dan sebagai mukmin juga harus ber amar ma'ruf nahi munkar  dalam usahaberpegang kepada agama Allah.

    Materi ini merupakan materi yang penting dalam ajang dakwah, karena terdapat kiat kiat agar sukses dalam menjalankan pekerjaannya para nabi ini. Materi ini di ampu oleh ustadz Jumroni Ayana, M.Ag, pada mata kuliah "Ayat dan Hadits Dakwah" semester 5 di kampus Dakwah STID Mohammad Natsir tahun 2022. Dan materi "Kewajiban Dakwah Dalam Amar Ma'ruf Nahi Mungkar" ini merupakan materi pertama dari mata kuliah tersebut. Materi Ini Mencakup Ayat Dakwah, Tafsir ayat, asbabun nuzul, hukum-hukum didalamnya, pandangan ulama, gharib(keasingan) ayat, dan hal yang menarik lainnya.

        Materi dapat di unduh disini. kami sangat mengharapkan apresiasi, kritik, dan saran dari pembaca, dan kepada yang telah membuat karya ilmiah berdasarkan materi ini, harap mencantumkan juga referensi dari materi ini pada karya ilmiah yang anda buat. terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat: Melepas Kepergian Ramadhan

﷽ Khutbah Pertama انّ الْحَمْدَ ِلله،ِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه،ِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَة،ٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاء،ً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام ،َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا الله،َ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُم،ْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ... فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ!، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِه،ِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّق...

Da’wah dan Perubahan Perilaku - Ilmu Dakwah 2

Da’wah dan Perubahan Perilaku (Materi Ke-4 dari MK Ilmu Dakwah)   A. Persuasi Dakwah Persuasi dalam konteks dakwah merujuk pada usaha meyakinkan dan mempengaruhi orang lain untuk mengadopsi keyakinan, nilai, dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Tujuan utama persuasi dakwah adalah membantu orang memahami dan menerima ajaran agama dengan cara yang lembut dan efektif. Berikut adalah beberapa prinsip dan strategi persuasi dalam ilmu dakwah: Pemahaman Target Audiens: Penting untuk memahami karakteristik, kebutuhan, dan pandangan target audiens. Dengan memahami siapa yang akan diberikan dakwah, pesan dakwah dapat disampaikan dengan lebih relevan dan persuasif. Penggunaan Argumentasi Rasional: Menggunakan argumen yang rasional dan berdasarkan bukti-bukti yang dapat diterima secara logika dapat meningkatkan daya persuasi. Penjelasan yang jelas dan terstruktur membantu orang memahami ajaran agama secara mendalam. Emosi yang Tepat: Menggunakan elemen emosional dengan bijak dapat ...

Malam Zhafaf

﷽ Malam adalah malam setelah akad nikah, dimana seorang jejaka pertama kali menyandang status sebagai suami, dan seorang gadis untuk pertama kali juga menyandang sebagai seorang istri. Malam ini merupakan malam sakral yang perlu diperhatikan oleh 2 insan yang telah bersama menjalin janji akan menjadi teman hidup serumah didunia hingga akhirat Hal-hal yang dapat diperhatikan di malam pertama pernikahan diantaranya: 1. mempersiapkan sematang mungkin, baik fisik maupun mental. sebab malam ini memiliki kesan yg sangat dalam untuk jangka waktu yg sangat lama a. laki: berhias, menghilangkan bulu ketiak, kumis, kuku, bulu kemaluan, merapihkan janggut, memakai wewangian dan bersiwak. sebagaimana dalam riwayat muslim, bahwa Aisyah menuturkan kebiasaan Rasulullah saat pertama kali memasuki rumah yaitu sikat gigi, dan ada kemungkinan kemudian menyambut istri beliau dengan ciuman. b. wanita: sama halnya dengan laki-laki, berhias, terutama memotong kuku karena malam itu wanita cenderung mencengkram...