Bismillah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Rabu, 24 Januari 2024 M atau bertepatan dengan 12 Rajab 1445 H, Ustadz Saifullah Zain, Lc Hafidzhahullah memaparkan faidah-faidah kajian yang diadakan melalui platform ZOOM dengan tema 'Agar Tidak Binasa' yang merujuk pada kitab karangan Imam an-Nawawi yaitu kitab Hadits Arbain yang ke-9. Berikut bunyi haditsnya,
Kemudian hal yang membinasakan ummat adalah menyelisihi perintah nabi, beliau menceritakan kisah perang uhud,
"Perang uhud adalah perang yang paling berat bagi Rasulullah, disana gigi beliau patah, pelipisnya pecah, bahkan beredar kabar akan wafatnya beliau, serta kematian dari pamannya yang bernama Hamzah".
Ust Zain melanjutkan "Aisyah pernah bertanya pada Rasulullah, apakah ada kondisi lebih menyedihkan selain perang uhud ya Rasulullah?, dari pertanyaan ini kita dapat simpulkan bahwa pada perang tersebut merupakan kejadian paling menyedihkan bagi nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam"
Hal ini karena para sahabat menyelisihi nabi dalam strategi peperangan, Nabi menyusun strategi pada perang uhud, sebagian sahabat ditugaskan untuk menjadi pemanah di bukit/jabal rumat,
"Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam memerintahkan kepada para pemanah agar tetap berada pada posisi diatas bukit, walaupun kalian melihat kami dihabisi dan dikalahkan, jangan tinggalkan."
Tetapi ketika kaum muslimin telah memukul mundur kaum kafir dan para sahabat lainnya mengumpulkan ghonimah, para pemanah melupakan perintah nabi untuk berjaga dan meninggalkan bukit, inilah yg menyebabkan pasukan kafir yang dipimpin oleh Khalid bin Walid yang belum masuk Islam berbalik arah dari awalnya mundur, namun kemudian mulai memutar dan naik ke bukit untuk menghabisi kaum muslimin.
Pada perang uhud, Kaum Muslimin sejatinya telah menang, namun ketika ada yang menyelisihi perintah nabi, maka berpengaruh besar pada barisan kaum muslimin fan bahkan hampir merenggut nyawa nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Dalam hadist arbain ke sembilan ini kita dapat faedah bahwa banyak bertanya akan merepotkan diri dan yang lainnya, Ustadz Zain menambahkan contoh "ketika guru mengabarkan akan ada ujian, seseorang bertanya, apakah bab ini juga akan ditanya?" Maka pertanyaan seperti ini dapat merugikan diri sendiri bahkan kepada yg lainnya juga.
Kemudian bahwa menyelisihi perintah nabi itu efeknya sangat bahaya, dan dapat menimbulkan kehancuran umat, contohnya pada perang uhud diatas. Lalu beliau mengutip sebuah hadist bahwa yang menyelisihi nabi akan masuk neraka,
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari).
Wallahu a'lam
Semoga Allah menjaga kita semua, dan kedua orangtua kita, serta guru-guru kita.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Rabu, 24 Januari 2024 M atau bertepatan dengan 12 Rajab 1445 H, Ustadz Saifullah Zain, Lc Hafidzhahullah memaparkan faidah-faidah kajian yang diadakan melalui platform ZOOM dengan tema 'Agar Tidak Binasa' yang merujuk pada kitab karangan Imam an-Nawawi yaitu kitab Hadits Arbain yang ke-9. Berikut bunyi haditsnya,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَخْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ، وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مَنْ قَبْلَكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ . رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ
Artinya: "Dari Abu Hurairah ‘Abdurrahman bin Shakr radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apa saja yang aku larang, maka jauhilah. Dan apa saja yang aku perintahkan, maka kerjakanlah semampu kalian. Sesungguhnya yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyak bertanya dan menyelisihi perintah nabi-nabi mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 7288 dan Muslim, no. 1337]
Dari hadist ini dapat kita ambil beberapa faidah, yaitu setiap muslim sejati adalah mereka yang taat kepada Allah dan Rasulnya, apa yang dilarang, maka ditinggalkan, sedangkan apa yang di perintahkan, maka kerjakan semampunya (kecuali yg fardhu, hukumnya wajib)
Faidah berikutnya adalah terdapat hal-hal yang membinasakan umat, diantaranya adalah banyak bertanya dan menyelisihi perintah nabi.
Ustadz Zain menceritakan kaum terdahulu yang banyak bertanya sehingga efeknya berpengaruh bagi yang lainnya, yaitu kisah Bani Israil yang bertanya kepada Nabi Musa 'Alaihis salām
Beliau membaca ayat suci Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 67-71. Atas perintah Allah, Nabi Musa menyuruh Bani Israil untuk menyembelih seekor Baqoroh(sapi betina), namun mereka malah menanyakan ciri-cirinya (Adapun menanyakan tentang ilmu yang belum dikatehui atau difahami adalah sebuah keharusan). Sehingga nabi Musa Menerangkan ciri-ciri sapi betina kepada mereka yang kemudian memberatkan diri mereka sendiri.
Dari hadist ini dapat kita ambil beberapa faidah, yaitu setiap muslim sejati adalah mereka yang taat kepada Allah dan Rasulnya, apa yang dilarang, maka ditinggalkan, sedangkan apa yang di perintahkan, maka kerjakan semampunya (kecuali yg fardhu, hukumnya wajib)
Faidah berikutnya adalah terdapat hal-hal yang membinasakan umat, diantaranya adalah banyak bertanya dan menyelisihi perintah nabi.
Ustadz Zain menceritakan kaum terdahulu yang banyak bertanya sehingga efeknya berpengaruh bagi yang lainnya, yaitu kisah Bani Israil yang bertanya kepada Nabi Musa 'Alaihis salām
Beliau membaca ayat suci Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 67-71. Atas perintah Allah, Nabi Musa menyuruh Bani Israil untuk menyembelih seekor Baqoroh(sapi betina), namun mereka malah menanyakan ciri-cirinya (Adapun menanyakan tentang ilmu yang belum dikatehui atau difahami adalah sebuah keharusan). Sehingga nabi Musa Menerangkan ciri-ciri sapi betina kepada mereka yang kemudian memberatkan diri mereka sendiri.
Kemudian hal yang membinasakan ummat adalah menyelisihi perintah nabi, beliau menceritakan kisah perang uhud,
"Perang uhud adalah perang yang paling berat bagi Rasulullah, disana gigi beliau patah, pelipisnya pecah, bahkan beredar kabar akan wafatnya beliau, serta kematian dari pamannya yang bernama Hamzah".
Ust Zain melanjutkan "Aisyah pernah bertanya pada Rasulullah, apakah ada kondisi lebih menyedihkan selain perang uhud ya Rasulullah?, dari pertanyaan ini kita dapat simpulkan bahwa pada perang tersebut merupakan kejadian paling menyedihkan bagi nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam"
Hal ini karena para sahabat menyelisihi nabi dalam strategi peperangan, Nabi menyusun strategi pada perang uhud, sebagian sahabat ditugaskan untuk menjadi pemanah di bukit/jabal rumat,
"Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam memerintahkan kepada para pemanah agar tetap berada pada posisi diatas bukit, walaupun kalian melihat kami dihabisi dan dikalahkan, jangan tinggalkan."
Tetapi ketika kaum muslimin telah memukul mundur kaum kafir dan para sahabat lainnya mengumpulkan ghonimah, para pemanah melupakan perintah nabi untuk berjaga dan meninggalkan bukit, inilah yg menyebabkan pasukan kafir yang dipimpin oleh Khalid bin Walid yang belum masuk Islam berbalik arah dari awalnya mundur, namun kemudian mulai memutar dan naik ke bukit untuk menghabisi kaum muslimin.
Pada perang uhud, Kaum Muslimin sejatinya telah menang, namun ketika ada yang menyelisihi perintah nabi, maka berpengaruh besar pada barisan kaum muslimin fan bahkan hampir merenggut nyawa nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Dalam hadist arbain ke sembilan ini kita dapat faedah bahwa banyak bertanya akan merepotkan diri dan yang lainnya, Ustadz Zain menambahkan contoh "ketika guru mengabarkan akan ada ujian, seseorang bertanya, apakah bab ini juga akan ditanya?" Maka pertanyaan seperti ini dapat merugikan diri sendiri bahkan kepada yg lainnya juga.
Kemudian bahwa menyelisihi perintah nabi itu efeknya sangat bahaya, dan dapat menimbulkan kehancuran umat, contohnya pada perang uhud diatas. Lalu beliau mengutip sebuah hadist bahwa yang menyelisihi nabi akan masuk neraka,
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari).
Wallahu a'lam
Semoga Allah menjaga kita semua, dan kedua orangtua kita, serta guru-guru kita.
Washollallhu 'ala nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi washohbihi wasallam, wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
_____
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”(HR. Muslim no. 2699)
📸 Follow Instagram : @_pemburu.ilmu
📱Grup Facebook : @Pemburu Ilmu
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”(HR. Muslim no. 2699)
📸 Follow Instagram : @_pemburu.ilmu
📱Grup Facebook : @Pemburu Ilmu
Komentar
Posting Komentar
Jika ada kesalahan, mohon agar diluruskan
Jika ada kritik/saran, silahkan diajukan
Harap tinggalkan Jejak dengan nmenyertakan apresiasi maupun komentar dan saran anda yang membangun. Agar memberi motivasi bagi kami dalam menegakkan syiar Islam, In Syaa Allah.
Barakallah, syukron telah berkunjung