Khutbah Pertama: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى فَضْلِهِ وَإِحْسَانِهِ، أَحْمَدُهُ وَأَشْكُرُهُ وَأَسْتَعِيْنُهُ وَأَسْتَغْفِرُهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، فِي رُبُوْبِيَتِهِ وَإِلَهِيَتِهِ وَأَسْمَائِهِ وَصِفَاتِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ: أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى، Ibadallah, Hari ini, dengan penuh kebahagiaan, kita telah memasuki momen yang telah kita dan kaum muslimin lainnya tunggu tunggu, yaitu waktu yang menjadi harapan. harapan bagi orang yang penuh dosa, harapan bagi para sholihin para sholihat yg merindukan surga. inilah momen yg telah kita tunggu tunggu kedatangan nya Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang dirahmati dimana pintu-pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadits riwayat al-Tirmidzi dan Ibn Majjah berikut. “Dari Abu Hurairah, Rasululla...
Sampaikanlah seruan untuk berbuat kebaikan, dan cegahlah dari berbuat kemungkaran