Langsung ke konten utama

Menyikapi Serangan Iran 2026

Peringatan saya kepada saudara semuslim


1. Syiah memiliki keyakinan TAQIYAH, bermuka 2 seperti munafik. Maka kita hendaknya tidak serta merta mendengar dan membaca perkataan mereka

2. Syiah saat ini memiliki keunggulan dalam media, karena negaranya seolah sedang menjadi aktor utama. Rakyat biasa yg Sunni saat ini hanya bisa melihat dan dipaksa meng-iyakan pemberitaan mereka. Maka dari itu, jangan mudah terbawa arus media, karena media tidak lepas dari pandangan penulisnya.

3. Apabila ada negara yg memerangi Amerika dan Israel, maka kita cukup senang dengan tindakan itu. Tapi jangan kita bandingkan dengan negara muslim lain yg belum mapu seperti mereka

Permisalan saja: ada 2 orang muslim yg kaya. orang kaya pertama terang-terangan membantu orang-orang miskin, tapi orang kaya kedua tidak terlihat membantu orang-orang.

Kita sebagai penonton tidak pantas men-cap orang kaya kedua sebagai orang yg zalim. 1) karena kita dna orang kaya kedua itu masih sama muslim, 2) karena kita tidak tahu latar belakang orang kaya kedua itu, 3) karena kita tidak tahu, mungkin saja orang kaya kedua itu sedang beramal dengan sembunyi² atau menyusun strategi²

4. Kita juga perlu berhati-hati Menyikapi serangan Iran kepada Amerika dan Israel, kita tidak tahu dengan latar belakang apa Iran menyerang, dan bisa jadi terdapat propaganda lain yg tengah mereka disiapkan

5. Dalam konteks keberpihakan, bagi muslim yang lurus fitrahnya dia akan senang dengan konsistensi Iran dalam melawan hegemoni Amerika, serta senang dengan rudal-rudal Iran yang ditembakkan ke Israel. Begitu pula senang dengan bantuan Iran terhadap pejuang" di Gaza.

Akan tetapi perlu ditekankan juga bahwa negara Iran ini bertanggung jawab atas tumpahnya darah ratusan ribu muslim sunni di Suriah, Iraq, serta Yaman. 

Dalam konteks aqidah mayoritas penduduk Iran yang Rafidhoh, mereka mengkafirkan dan mencela sebagian besar para sahabat kecuali sebagian kecil, mencela ummahaatul mukminin, mengatakan Al-Qur'an yang ada sekarang tidak lengkap, dll.

6. Dalam surat Ar-Rum, menerangkan tentang kemenangan bangsa Romawi setelah sebelumnya mengalami kekalahan. Sikap Nabi dan para sahabat bersedih saat Romawi kalah oleh Persia, dan berbahagia saat Romawi menang atas Persia.

Saat itu Romawi merupakan ahlu kitab yg masih memiliki kedekatan dengan Islam, sementara Persia merupakan penyembah Api. 

Walau demikian, tidak pernah Nabi berkata bahwa pasukan Romawi yang terbunuh itu syahid, atau hingga sholat jenazah untuk mereka.

_____


Kesimpulan

1. Kami dukung pernyataan bahwa patut berbahagia atas tindakan yg menghancurkan Israel & Amerika

2. Tapi kami tidak senang terhadap pernyataan nativisasi (pengkaburan andil) dari negara-negara muslim yg lain, seolah negara muslim yg lain tidak melakukan apa-apa, atau bahkan tanpa bukti yg valid hingga berani menuduh negara muslim melakukan pengkhianatan. Karena tindakan itu akan mencederai Islam dan menjadikannya sebagai bahan tertawaan orang kafir yg berharap Islam itu berpecah

3. Jangan kita termakan isu wahabi wahabi, kita itu Ahlussunnah yg mengikuti ajaran nabi, rukun Islam kita sama, Rukun iman kita sama. Itu saja Sudah cukup, jangan berpecah atau mau dipecah

4. Untuk syiah, bertaubatlah. Ikutilah ajaran nabi yg murni, jangan ikuti ajaran Abdullah bin saba yg merupakan seorang Yahudi


Jika tidak mampu berada di barisan kaum muslimin, setidaknya jangan berdiri dibarisan musuh.

- Israel dan Amerika telah jelas melakukan kezholiman pada kaum muslimin, dan

- Iran pun demikian telah zholim kepada kaum muslimin suriah, irak, dan rakyatnya sendiri yg (Sunni dan agama minor lainnya)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat: Melepas Kepergian Ramadhan

﷽ Khutbah Pertama انّ الْحَمْدَ ِلله،ِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه،ِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَة،ٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاء،ً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام ،َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا الله،َ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُم،ْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ... فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ!، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِه،ِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّق...

Da’wah dan Perubahan Perilaku - Ilmu Dakwah 2

Da’wah dan Perubahan Perilaku (Materi Ke-4 dari MK Ilmu Dakwah)   A. Persuasi Dakwah Persuasi dalam konteks dakwah merujuk pada usaha meyakinkan dan mempengaruhi orang lain untuk mengadopsi keyakinan, nilai, dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Tujuan utama persuasi dakwah adalah membantu orang memahami dan menerima ajaran agama dengan cara yang lembut dan efektif. Berikut adalah beberapa prinsip dan strategi persuasi dalam ilmu dakwah: Pemahaman Target Audiens: Penting untuk memahami karakteristik, kebutuhan, dan pandangan target audiens. Dengan memahami siapa yang akan diberikan dakwah, pesan dakwah dapat disampaikan dengan lebih relevan dan persuasif. Penggunaan Argumentasi Rasional: Menggunakan argumen yang rasional dan berdasarkan bukti-bukti yang dapat diterima secara logika dapat meningkatkan daya persuasi. Penjelasan yang jelas dan terstruktur membantu orang memahami ajaran agama secara mendalam. Emosi yang Tepat: Menggunakan elemen emosional dengan bijak dapat ...

Malam Zhafaf

Malam Zhafah adalah malam setelah akad nikah, dimana seorang jejaka pertama kali menyandang status sebagai suami, dan seorang gadis untuk pertama kali juga menyandang sebagai seorang istri. Malam ini merupakan malam sakral yang perlu diperhatikan oleh 2 insan yang telah bersama menjalin janji akan menjadi teman hidup serumah didunia hingga akhirat Hal-hal yang dapat diperhatikan di malam pertama pernikahan diantaranya: 1. mempersiapkan sematang mungkin, baik fisik maupun mental. Sebab malam ini memiliki kesan yg sangat dalam untuk jangka waktu yg sangat lama a. laki: berhias, menghilangkan bulu ketiak, kumis, kuku, bulu kemaluan, merapihkan janggut, memakai wewangian dan bersiwak. sebagaimana dalam riwayat muslim, bahwa Aisyah menuturkan kebiasaan Rasulullah saat pertama kali memasuki rumah yaitu sikat gigi, dan ada kemungkinan kemudian menyambut istri beliau dengan ciuman. b. wanita: sama halnya dengan laki-laki, berhias, terutama memotong kuku karena malam itu wanita cenderung mencen...