Langsung ke konten utama

Sakralnya Perintah Ibadah Puasa

 Sakralnya ayat: Yaa Ayyuhalladzina Amanu (wahai orang-orang yg beriman)


> jika engkau mendengar ayat-ayat yg diawali "ya Ayyuhalladzina Amanu", maka simak, dengarlah. (Ada 89 ayat)

> karena setelah kalimat 'tersebut', ada sebuah PERINTAH(untuk ilakukan) atau sebuah LARANGAN(untuk dijauhi)


Orang yg mengaku beriman, maka wajib mendengarkan dan menaatinya


"Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. An-Nur: 51)


Salah satu ayat dari ayat-ayat nya adalah:

“Wahai orang-orang yang beriman, *diwajibkan atas kamu berpuasa* sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”  


Puasa mengajarkan:

1. Jujur: Karena hanya dirinya dan Allah saja yang mengetahui bahwa dia sedang berpuasa

2. Sabar: terhadap gangguanorang, yaitu tidak mudah terpancing tersulut emosi

3. Menahan diri: dari Syahwat perut dan syahwat kemaluan

4. Empati: merasakan apa yang dirasakan oleh sebagian orang yg lemah, agar tidak lupa bahwa ada orang lain yg puasa oleh keadaan yg tidak mampu mendapatkan makanan


Syarat Terkena Wajib Puasa: Puasa diwajibkan bagi orang-orang yg memenuhi 5 kriteria ini

1. Muslim: Beriman

2. Aqil: Tidak gila, tidak mabuk, sadar, mampu secara mental

3. Baligh: telah melalui masa pubertas

4. Sehat: mampu secara fisik

5. Mukim: sedang berada di kawasan yg familiar. Batas dikatakan safar adlaah 4 hari jika yakin akan tinggal, atau 15 hari jika tidak yakin


Ket:

- 3 kriteria awal (Muslim, Aqil, Baligh) adalah kriteria paten yg juga terkena pada amalan ibadah wajib lainnya (sholat, zakat, haji).

- Adapun 2 kriteria setelahnya bukan penentu terkena kewajiban. Orang sakit tetap harus sholat, orang safar pun tetap harus sholat, dan Allah telah memberikan keringanan pada masing-masing nya


Haid & Nifas:

Perkara yg menyedihkan dalam beramal, terlebih lagi ketika tawaf. Orang yang mengalami pasti merasa sangat sedih ketika datang waktu Haid saat ibadah, termasuk ibunda Aisyah.

Org yg Haid, tidak sah untuk puasa, dan wajib diganti di hari lain. Adapun yg tetap boleh adalah baca quran(di hp), berdzikir, sedekah, dll


Baligh:

Adapun anak yg belum baligh, puasa dan sholat sudah dapat diajarkan dan dibiasakan, agar tumbuh kecintaan mereka dalam beribadah kepada Allah. Sehingga ketika baligh dan terkena kewajiban syariat, maka mereka mudah dalam melaksanakannya


Anak yg telah baligh, tapi tidak sholat, maka orang tua harus memukul sebagai bentuk pelajaran. Namun menjadi dilema ketika orang tua ini dulunya belum pernah ajari anaknya. Maka tahapannya adalah diajari dan dibiasakan, kemudian setelah itu baru berlaku pukulan sebagai pengingat bahwa sholat itu penting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat: Melepas Kepergian Ramadhan

﷽ Khutbah Pertama انّ الْحَمْدَ ِلله،ِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه،ِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَة،ٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاء،ً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام ،َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا الله،َ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُم،ْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ... فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ!، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِه،ِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّق...

Da’wah dan Perubahan Perilaku - Ilmu Dakwah 2

Da’wah dan Perubahan Perilaku (Materi Ke-4 dari MK Ilmu Dakwah)   A. Persuasi Dakwah Persuasi dalam konteks dakwah merujuk pada usaha meyakinkan dan mempengaruhi orang lain untuk mengadopsi keyakinan, nilai, dan perilaku yang sesuai dengan ajaran agama. Tujuan utama persuasi dakwah adalah membantu orang memahami dan menerima ajaran agama dengan cara yang lembut dan efektif. Berikut adalah beberapa prinsip dan strategi persuasi dalam ilmu dakwah: Pemahaman Target Audiens: Penting untuk memahami karakteristik, kebutuhan, dan pandangan target audiens. Dengan memahami siapa yang akan diberikan dakwah, pesan dakwah dapat disampaikan dengan lebih relevan dan persuasif. Penggunaan Argumentasi Rasional: Menggunakan argumen yang rasional dan berdasarkan bukti-bukti yang dapat diterima secara logika dapat meningkatkan daya persuasi. Penjelasan yang jelas dan terstruktur membantu orang memahami ajaran agama secara mendalam. Emosi yang Tepat: Menggunakan elemen emosional dengan bijak dapat ...

Pdf Kumpulan Materi Khutbah Jumat 3 Jilid Ebook

Berikut adalah ebook kumpulan materi khutbah Jum'at yang dapat dijadikan sebagai referensi bagi pera mubaligh, dai, ataupun dapat menjadi penambah wawasan keislaman bagi pembaca pada umumnya. Judul Buku: Khutbah Jum'at Kontemporer Mendakwahkan Islam Rahmatan Lil 'alamin Penulis: Muhammad Hanifuddin, dkk. Ebook terdiri dari 3 jilid, dan dapat diunduh melalui link google drive dibawah ini Jilid I Jilid II Jilid III