Langsung ke konten utama

Pulanglah, Kamu Melangkah Terlalu Jauh

Pernahkah kamu merasa hidupmu berjalan, tapi tak tahu ke mana arahnya?
Bangun, kerja, tidur, ulang lagi. Semua rutinitas terasa hampa. Hati bertanya, "Untuk apa semua ini? Untuk siapa aku berlelah-lelah?"

Buku ini bukan sekadar bacaan—ia adalah ajakan pulang.
Pulang kepada jati diri manusia yang paling dalam. Kepada fitrah suci yang selama ini mungkin terlupakan. Fitrah yang menjanjikan kedamaian, tujuan hidup, dan arah yang benar dalam dunia yang makin membingungkan.

Bacalah… dan temukan kembali siapa dirimu, siapa Tuhanmu, dan untuk apa kamu diciptakan.



 

Tentang Buku ini

Buku: Pulanglah, Kamu Melangkah Terlalu Jauh
Penulis: Abrar Karim
Terbit pada: 15 Muharram 1447/ 10 Juli 2025
Cocok dibaca untuk: Muslim, Muallaf, Mereka yg dilembutkan Hatinya pada Islam
Usia pembaca: Cocok dibaca untuk semua kalangan, dan atau dibacakan sebagai pendidikan dan pengajaran
Desain: buku saku minimalis, ukuran A6, dapat dibawa dan disimpan dengan nyaman

Bisa dijadikan sebagai hadiah untuk orang tersayang karena Allah

Anda dapat membaca buku melalui


A. Beli Buku Fisik di:

HUBUNGI PENULIS, atau Chat WA: 0813-5993-7661.

B. Baca bertahap & berurut, sesuai judul bahasan:

C. Simak pembahasan melalui YouTube:
Klik disini untuk menyimak

(Blog masih dalam pengembangan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Idul Adha : Ikhlas Berkorban untuk Islam

KHUTBAH PERTAMA الله اكبر ٩× اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ، وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ  الله اكبر ولله الحمد ---- الحمدلله الذي جعل يوم العيدا للمسلمين، ووحدنا بعيدِهِ كأُمَّةٍ واحدة، من غير الأمم، ونشكره على كمالِ اِحسانه، وهو الجلال والاكرام.  ---- اشهد ان لا اله الا انت وحدك لا شريك لك، اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ و اشهد ان محمدا عبدك ورسولك ----  اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَ...

Khutbah Jumat: Melepas Kepergian Ramadhan

﷽ Khutbah Pertama انّ الْحَمْدَ ِلله،ِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَه،ُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِه،ِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَة،ٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاء،ً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام ،َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا الله،َ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُم،ْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ... فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ!، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِه،ِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّق...

Malam Zhafaf

Malam Zhafah adalah malam setelah akad nikah, dimana seorang jejaka pertama kali menyandang status sebagai suami, dan seorang gadis untuk pertama kali juga menyandang sebagai seorang istri. Malam ini merupakan malam sakral yang perlu diperhatikan oleh 2 insan yang telah bersama menjalin janji akan menjadi teman hidup serumah didunia hingga akhirat Hal-hal yang dapat diperhatikan di malam pertama pernikahan diantaranya: 1. mempersiapkan sematang mungkin, baik fisik maupun mental. Sebab malam ini memiliki kesan yg sangat dalam untuk jangka waktu yg sangat lama a. laki: berhias, menghilangkan bulu ketiak, kumis, kuku, bulu kemaluan, merapihkan janggut, memakai wewangian dan bersiwak. sebagaimana dalam riwayat muslim, bahwa Aisyah menuturkan kebiasaan Rasulullah saat pertama kali memasuki rumah yaitu sikat gigi, dan ada kemungkinan kemudian menyambut istri beliau dengan ciuman. b. wanita: sama halnya dengan laki-laki, berhias, terutama memotong kuku karena malam itu wanita cenderung mencen...